Tujuan Prinsip Dan Jenis Pemeliharaan Peralatan Dapur

Pelaksanaan pemeliharaan peralatan dapur MBG memiliki tujuan sebagai berikut:
- Menjamin seluruh peralatan dapur berfungsi secara optimal, efisien, dan aman dalam mendukung kegiatan pengolahan makanan
- Mencegah terjadinya kontaminasi pangan yang disebabkan oleh peralatan yang kotor, rusak, atau tidak terawat
- Mengurangi risiko kecelakaan kerja, kerusakan peralatan, serta gangguan terhadap kelancaran operasional dapur
- Memperpanjang masa pakai peralatan dan meningkatkan efisiensi biaya operasional dapur
- Mendukung penerapan standar higiene sanitasi, keselamatan dan kesehatan kerja (K3), serta sistem keamanan pangan secara konsisten
Pemeliharaan peralatan dapur MBG harus dilaksanakan dengan berlandaskan prinsip-prinsip berikut:
- Dilaksanakan secara rutin, terjadwal, dan terdokumentasi secara sistematis
- Mengacu pada petunjuk penggunaan, perawatan, serta standar keselamatan kerja yang ditetapkan oleh pabrikan
- Mengutamakan aspek kebersihan, keselamatan kerja, dan keamanan pangan dalam setiap kegiatan pemeliharaan
- Dilaksanakan oleh tenaga dapur yang kompeten, terlatih, dan memiliki pemahaman terhadap fungsi peralatan
- Didukung oleh sistem pelaporan, evaluasi, dan tindak lanjut yang jelas serta terukur
1.Pemeliharaan Harian
Pemeliharaan harian merupakan kegiatan perawatan dasar yang dilakukan setiap selesai penggunaan peralatan. Kegiatan ini meliputi pembersihan menyeluruh, pemeriksaan visual terhadap kondisi fisik peralatan, pengeringan, serta penyimpanan peralatan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Pemeliharaan harian bertujuan untuk menjaga kebersihan peralatan, mencegah penumpukan kotoran, serta memastikan peralatan siap digunakan kembali pada kegiatan operasional berikutnya.
2.Pemeliharaan Berkala
Pemeliharaan berkala dilakukan secara periodik, baik mingguan, bulanan, maupun tahunan, sesuai dengan jenis dan intensitas penggunaan peralatan. Kegiatan ini meliputi pemeriksaan fungsi operasional, pengencangan komponen, pelumasan bagian tertentu, penggantian suku cadang ringan, serta kalibrasi alat ukur apabila diperlukan, guna memastikan peralatan tetap berfungsi sesuai spesifikasi teknis.
3.Pemeliharaan Korektif
Pemeliharaan korektif dilakukan apabila ditemukan kerusakan, gangguan fungsi, atau ketidaksesuaian kinerja peralatan. Tindakan korektif meliputi perbaikan atau penggantian komponen yang rusak agar peralatan dapat kembali berfungsi secara normal. Selama proses perbaikan, peralatan yang tidak laik pakai wajib diberi penanda dan tidak diperkenankan untuk digunakan demi menjaga keselamatan dan keamanan pangan.
4.Pemeliharaan Preventif
Pemeliharaan preventif merupakan upaya pencegahan kerusakan peralatan sebelum terjadi gangguan fungsi. Kegiatan ini meliputi pemeriksaan rutin, penggantian komponen berdasarkan usia pakai, serta pengendalian penggunaan peralatan agar tidak melebihi kapasitas dan spesifikasi yang telah ditetapkan.
Pemeliharaan Berdasarkan Jenis Peralatan
Pelaksanaan pemeliharaan peralatan dapur MBG harus disesuaikan dengan jenis dan karakteristik masing-masing peralatan, antara lain:
- Peralatan memasak, seperti kompor, rice steamer, dan stock pot
- Peralatan pendingin, seperti chiller dan freezer
- Peralatan persiapan dan penyimpanan bahan pangan
- Peralatan pencucian dan sanitasi
- Peralatan pengemasan dan distribusi makanan
Setiap jenis peralatan memiliki prosedur pemeliharaan khusus yang wajib dipatuhi guna menjamin kebersihan, keamanan, serta kinerja peralatan secara optimal.
Dokumentasi dan Pengawasan
Seluruh kegiatan pemeliharaan peralatan dapur MBG wajib dicatat dan didokumentasikan secara tertib, lengkap, dan akurat. Dokumentasi mencakup jadwal pemeliharaan, hasil pemeriksaan, tindakan perbaikan, serta riwayat penggantian peralatan. Pengawasan terhadap pelaksanaan pemeliharaan dilakukan secara berkala oleh penanggung jawab dapur atau manajemen guna memastikan seluruh prosedur pemeliharaan dilaksanakan sesuai standar yang telah ditetapkan.
Kesimpulan
Pemeliharaan peralatan dapur MBG merupakan komponen yang tidak terpisahkan dalam mendukung kelancaran operasional dan keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis. Melalui penerapan sistem pemeliharaan yang terencana, terstandar, dan berkelanjutan, dapur MBG dapat memastikan seluruh peralatan berada dalam kondisi laik pakai, aman, dan higienis. Dengan demikian, mutu makanan, keamanan pangan, serta efisiensi operasional dapur dapat terjaga secara optimal dan berkesinambungan.